Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sunday, 16 March 2014

Ternyata Perut Bumi Punya Cadangan Air Seluas Laut Bumi



Peneliti Kanada memperkirakan perut Bumi memiliki cadangan air yang lebih besar dari seluruh lautan yang ada di permukaan Bumi.

Melansir The Age, Jumat 14 Maret 2014, keyakinan peneliti itu berdasarkan temuan batu berlian coklat yang memiliki mineral air tinggi atau sering disebut ringwooodite. Batu mineral jenis ini tergolong sangat langka.

Temuan batu mineral itu juga membuka perdebatan lama seputar teori batu langka tersebut. Untuk diketahui, nama ringwooodite muncul setelah geolog Australia, Ted Ringwood melontarkan teori mineral yang terjepit pada zona transisi akibat tekanan dan suhu yang sangat tinggi.

Sepotong mineral itu banyak dicari sampai hari ini untuk menjawab perdebatan panjang apakah zona transisi memang kaya air atau hanya bagian keras saja.

Batu berlian temuan peneliti itu memang hanya memiliki 1,5 persen air, jadi tidak cair ataupun padat.

Peneliti menyebutkan, batu itu berasal dari perut Bumi, lebih tepatnya zona transisi antara lapisan atas dan bawah Bumi. kedalaman zona adalah 400-600 kilometer di bawah permukaan Bumi.

"Sampel ini benar-benar mengonfirmasi pada zona ini ada titik lokal basah," jelas Graham Pearson, pemimpin penelitian dari Universitas Alberta, Kanada.

"Pada zona tertentu di Bumi, yaitu zona transisi, kemungkinan memiliki air sebanyak semua lautan yang ada di Bumi," tambahnya.

Soal kisah temuan mineral langka itu sebenarnya terjadi tak disengaja. Disebutkan pada 2008 silam, pemburu permata amatir menggali kerikil di sungai dangkal Juina of Mato Grasso, Brasil.

Pemburu itu menemukan sebuah batu kotor kecil ukuran tiga milimeter yang disebut berlian coklat.

Menyadari temuannya itu berharga, sang pemburu kemudian menjualnya ke ilmuwan yang saat itu berada pada pencarian mineral yang lain.

Kemudian peneliti menganalisis dengan menggunakan spektroskop dan membelokkan sinar X, untuk memastikan bahwa temuan itu termasuk ringwoodite.

Soal munculnya batu berlian langka itu dari perut terdalam Bumi, tim peneliti berteori letusan gunung berapi telah mengeluarkan batu berlian itu. Batu berlian itu menumpang aliran kimberlite—aliran terdalam semua batuan vulkanik dan memuntahkannya ke dalam sungai dangkal.

Temuan ini telah dipublikasikan di Jurnal Nature
»» Read More.....

Ini dia gan Manusia Paling Online se-Jagat

 
Seorang pria berusia 45 tahun asal Amerika Serikat, Chris Dancy, dikenal sebagai manusia paling online sedunia. Pria ini menggunakan berbagai perangkat wearable dan terhubung ke internet.

Sebanyak 300 hingga 700 sistem komputer berjalan mengatur dan memantau kehidupannya. Sistem tersebut merekam setiap hal yang ia lakukan selama hidupnya.

Di pergelangan tangan Dancy terdapat berbagai macam perangkat wearable. Ia mengenakan gelang perekam kesehatan tubuh dari Fitbit dan jam tangan pintar dari Pebble. Di rumahnya dikelilingi dengan konektivitas Aria Wi-Fi.

Dancy bisa mengatur temperatur dan atmosfer ruangan rumahnya sesuai yang ia inginkan, cahaya temaram atau sejuk. Dan untuk beristirahat Dancy menggunakan kasur pintar yang dapat merekam aktivitas tidurnya dari Beddit.

Semua ini ia lakukan karena motivasi untuk mengatur hidupnya jadi pola hidup yang sehat. Dulunya, Dancy adalah pria tambun. Namun sekarang ia berhasil menurunkan berat badannya hingga 100 pon, alias 45 kilogram.

"Saya berhasil menurunkan berat badan hingga 45 kilogram, dan belajar untuk bermeditasi," kata Dancy seperti dikutip dari Mashable, Jumat (14/3/2014). "Saya juga telah mengubah pola hidup yang lebih baik dari timbal balik yang saya dapatkan," tambahnya.

Dancy yang menggunakan Google Glass di kesehariannya merasa bahwa penggunaan perangkat wearable itu penting untuk memantau kesehatan tubuh manusia. Ia meyakini bahwa penggunaan perangkat wearable memberikan data yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia. (amr)

»» Read More.....